Seorang pria dari California baru-baru ini menemukan alasan mengapa Bhut Jolokia Pepper dijuluki Ghost Pepper.
Dia hampir kehilangan nyawanya setelah makan burger di sebuah kontes.
Dalam kontes itu, burger yang disediakan telah ditaburi saos yang
terbuat dari salah satu cabai paling pedas di dunia, Ghost Pepper.
Ghost Pepper adalah
lada kemasan dengan tingkat kepedasan lebih dari 1.000.000 Scoville
Heat Units (SHU). Skala Scoville merupakan standar untuk mengukur
tingkat kepedasan pada cabai.
Sebagai perbandingan, Chilli Padi, yang banyak dijumpai di Singapura, memiliki kadar SHU 'hanya' 200.000.
![]() |
| Heboh !!! Kerongkongan Bolong Usai Santap `Cabai Setan` |
LiveScience melaporkan,
setelah menyelesaikan kontes, pria 47 tahun itu langsung menenggak enam
gelas besar air untuk menghilangkan rasa pedas di kerongkongannya.
Namun minuman itu tidak membantunya banyak.
Pria itu malah mulai muntah-muntah
Dia didiagnosis dengan ruptur esofagus spontan.
Sebuah kondisi langka yang bisa membunuhnya jika tidak segera
ditangani. Pria itu segera dibawa ke ruang operasi untuk memperbaiki
kerongkongannya yang robek dan memulihkan paru-parunya yang kempis.
Untuk makan
setiap harinya, dokter harus memasukkan selang makanan ke dalam
tubuhnya. Pria itu baru diperbolehkan pulang setelah 23 hari dirawat di
rumah sakit. Cabai mengandung zat capsaicin, yang bisa membuat indera
pengecap kita tersengat rasa pedas. Sehingga kita akan berusaha
'memadamkannya' dengan minum air.
Meskipun
kebanyakan dari kita secara naluriah akan meraih air dingin,
namun susu sebenarnya adalah pilihan yang lebih baik. Susu akan mengikat
capsaicin dan membawanya pergi.
Menurut laporan Discovery, air dingin dapat memberikan solusi singkat tetapi memperpanjang rasa pedas karena menyebarkan capsaicin di dalam mulut.

